Diterbitkan 23 Oktober 2026 · Oleh Tim ASEAN Estates
Informasi per Oktober 2026. Angka dan kebijakan bank dapat berubah; periksa sumber resmi sebelum mengambil keputusan.
Ringkasan
- Bank Indonesia menaikkan BI Rate dari 4,75% menjadi 5,75%, total 100 basis poin dalam dua bulan (Mei sampai Juni 2026). Kenaikan terakhir sebesar 25 basis poin diputuskan pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) 17-18 Juni 2026.
- BI Rate kemudian ditahan di 5,75%, termasuk pada rapat Oktober 2026.
- BI Rate bukan suku bunga KPR. Bank tidak otomatis menaikkan bunga KPR sebesar kenaikan BI Rate.
- Pemerintah menyatakan bunga KPR subsidi untuk rumah tapak tetap 5% tetap (fixed) sampai akhir tenor.
Mengapa BI menaikkan suku bunga?
Menurut Gubernur BI Perry Warjiyo, langkah ini untuk memperkuat stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian global dan sebagai langkah antisipasi menjaga inflasi dalam sasaran 2,5% plus minus 1% untuk 2026 dan 2027.
Apakah cicilan KPR langsung naik?
Tidak otomatis. BI Rate adalah suku bunga kebijakan, sedangkan bunga KPR ditetapkan masing-masing bank dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan likuiditas. Beberapa poin dari pernyataan bank yang dikutip media pada akhir Mei 2026:
- BCA: kenaikan BI Rate tidak otomatis membuat bunga KPR, baik fixed maupun floating, disesuaikan.
- KB Bank: bunga KPR floating mengikuti suku bunga dasar kredit (SBDK) ditambah margin; penyesuaian, bila ada, akan bertahap dan selektif, dan debitur yang masih dalam masa bunga fixed tidak langsung terdampak.
- BTN: belum menyesuaikan bunga, dan sebagian besar portofolionya berbunga fixed.
Artinya, dampaknya bergantung pada jenis bunga yang Anda pakai dan kebijakan bank Anda.
Bagaimana dengan KPR subsidi?
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menyatakan tidak menaikkan bunga KPR subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah; untuk rumah tapak, bunga tetap 5% fixed hingga akhir tenor.
Apa yang bisa Anda lakukan?
- Tanyakan jenis bunga: fixed atau floating, berapa lama masa fixed, dan bagaimana rumus floating-nya (SBDK plus margin).
- Bandingkan penawaran lebih dari satu bank, bukan hanya cicilan bulan pertama.
- Coba simulasi KPR dengan beberapa angka bunga, misalnya dengan bunga yang lebih tinggi dari penawaran, untuk melihat ruang aman cicilan Anda.
- Jaga total cicilan sekitar 30% dari penghasilan bulanan dan siapkan dana cadangan.
Baca juga panduan KPR di Medan, biaya beli rumah bekas dan FAQ membeli properti.
Baca juga: KPR subsidi (FLPP) atau KPR komersial: mana yang cocok?
Sumber
- Kontan, 24 Mei 2026: BI Rate naik 50 bps jadi 5,25%, perbankan masih tahan kenaikan bunga KPR floating
- InvestorTrust, 19 Juni 2026: Meski BI Rate naik ke 5,75%, bunga KPR subsidi tetap 5%
- Pasardana, 18 Juni 2026: BI Rate naik lagi, kini jadi 5,75 persen
- Bisnis, Oktober 2026: BI Rate ditahan 5,75% pada Oktober
Artikel ini bersifat informasi umum dan bukan nasihat keuangan. Konfirmasikan suku bunga dan syarat dengan bank pilihan Anda.
Punya pertanyaan soal KPR dan properti? Tanya Rini via WhatsApp.

Join The Discussion