Foto yang Bikin Rumah Cepat Laku
Tips memotret rumah dengan HP agar listing lebih menarik dan dipercaya.
Disusun oleh Tim ASEAN Estates · Diterbitkan 23 Oktober 2026 · Diperbarui 23 Oktober 2026
Hampir semua calon pembeli melihat foto sebelum memutuskan datang. Foto yang rapi dan terang membuat listing lebih dipercaya dan lebih sering diklik, tanpa perlu kamera mahal.
1. Foto dengan posisi horizontal
Gunakan posisi landscape (HP diputar mendatar). Situs properti, termasuk situs ini, menampilkan foto dalam bingkai mendatar 4:3, jadi foto tegak akan terpotong dan hanya sebagian yang terlihat. Letakkan objek utama, misalnya bagian depan rumah, di tengah gambar.
2. Jangan pakai tangkapan layar
Hindari screenshot dari Google Maps, Street View atau aplikasi lain. Hasilnya buram, memuat tampilan aplikasi, dan bisa melanggar hak cipta. Gunakan foto yang Anda ambil sendiri.
3. Siapkan rumah sebelum memotret
- Bersihkan dan rapikan setiap ruangan; singkirkan barang pribadi yang berantakan.
- Buka tirai dan nyalakan lampu agar ruangan terang.
- Singkirkan kendaraan dan sampah dari halaman depan.
4. Pilih waktu yang tepat
Cahaya alami pagi atau sore biasanya paling baik. Hindari tengah hari yang terlalu silau serta cuaca hujan atau mendung untuk foto tampak depan.
5. Foto apa saja yang dibutuhkan
- Tampak depan (jadikan foto utama).
- Ruang tamu dan ruang keluarga.
- Dapur.
- Setiap kamar tidur dan kamar mandi.
- Carport, halaman atau taman.
- Jalan di depan rumah dan lingkungan sekitar.
Sekitar 8 sampai 15 foto yang tajam biasanya sudah cukup.
6. Tips teknis dengan HP
- Bersihkan lensa sebelum memotret.
- Pegang HP setinggi dada dan jaga agar garis dinding tetap lurus.
- Hindari zoom digital dan filter berlebihan.
- Gunakan resolusi kamera yang tinggi.
7. Tambahkan video pendek
Video keliling rumah selama 30 sampai 60 detik, direkam mendatar dan bergerak pelan, sangat membantu pembeli yang berada di luar kota.
8. Untuk ruko, gudang dan tanah
- Ruko: tampak depan dari seberang jalan, area parkir, dan tiap lantai.
- Gudang: bagian dalam yang luas, tinggi atap, lantai, akses truk dan kontainer.
- Tanah: batas lahan, akses jalan masuk, dan kondisi sekitar.
9. Cara mengirim foto ke Rini
- Kirim lewat WhatsApp sebagai dokumen (bukan sebagai foto biasa) agar kualitasnya tidak dikompres.
- Beri nama file dengan nama jalan atau lokasi, misalnya “Sei Kapuas 01”, agar mudah dikelompokkan.
- Kirim foto asli dari kamera, bukan tangkapan layar.
Baca juga cara jual rumah cepat di Medan dan cara menentukan harga jual yang realistis.